Bulan Film Nasional 2012 - Sejarah adalah Sekarang 6
Bulan Film Nasional merupakan program tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2007 oleh kineforum - Dewan Kesenian Jakarta, dengan tema besar "Sejarah adalah Sekarang". Setelah lima tahun berturut-turut hadir dan menjadi bagian publik, kegiatan ini kembali dilakukan untuk menyambut Hari Film Nasional sekaligus melihat secara lebih luas dan mendalam bagaimana perjalanan film di Indonesia.
Hari Film Nasional jatuh pada tanggal 30 Maret. Tanggal itu diambil pada hari pertama syuting film Darah dan Doa yang di sutradarai oleh Usmar Ismail pada tahun 1950. Sejarah bukan cuma terjadi pada suatu waktu di masa lalu, tapi dilihat kembali dan diartikan ulang dengan cara berbeda oleh tiap generasi. Setiap kali kita melihat dan memberi arti pada sejarah, saat itu pulalah sejarah lahir kembali. Sejarah cuma bisa berjalan terus kalau kita semua ikut membuat dan memberinya arti. Saat ini kita menghadapi persoalan penting, bahkan bahan tentang sejarah film pun tidak bisa kita nikmati dengan layak. Tanya “kenapa”?.
Sejarah tidak bisa dilepaskan dengan sekarang. Sekarang merupakan bagian dari sejarah, dan sekarang adalah akibat dari bagian dari sejarah. Delapan puluh empat tahun sejak produksi film pertama di Indonesia dicatat, film Indonesia tetap ada. Bulan Maret adalah saat yang tepat untuk kita bersama-sama menikmati pencapaian film Indonesia serta melihat kembali apa makna film untuk kita.
Kineforum DKJ berusaha menyambut hari besar bagi masyarakat film di Indonesia dengan mengajak berbagai pihak untuk dapat bekerjasama dengan merealisasikan program Bulan Film Nasional 2012 yang telah kami rancang.
Waktu & Tempat:
15-31 Maret 2012
Kineforum TIM | XXI TIM | Subtitle Dharmawangsa
Acara:
Pemutaran film | Pameran Poster | Konser Musik & Bazaar | Diskusi
Informasi selengkapnya:
twitter.com/kineforum
facebook.com/Kineforum
Lihat jadwal di sini
-----------------------
Acara Pendukung
KULIAH UMUM
Kuldesak & Gaya Editing Dalam Sejarah Film
Pembicara : Sentot Sahid
Moderator : kineforum
Minggu, 18 Maret 2012, pukul 17.00
Kineforum
Dalam rangka merayakan bulan film nasional kali ini, kuliah umum kineforum akan mendiskusikan tentang salah satu film yang penting pasca-reformasi 98 yakni Kuldesak. Pembahasan terhadap aspek ideologis, sosial, budaya dan ekonomi dari sebuah karya audio-visual atas produk yang lahir pada periode penting perjalanan sejarah Indonesia merupakan sebuah diskursus yang lazim. Namun wacana tentang estetika dan stilistik, seperti persoalan politik dari editing dalam film Kuldesak adalah sesuatu hal yang tidak kalah esensial dibandingkan masalah-masalah kontekstual dari sebuah karya lainnya.
Struktur bercerita dalam Kuldesak yang tidak terlalu memperhatikan persoalan spasial dan temporal yang lazim diterapkan dalam film-film mainstream sebagai konsekuensi dari gaya editing yang ingin mewakili persoalan kekinian pada awal era yang baru saat itu terkesan sebagai sebuah manifesto politik dalam sejarah perfilman Indonesia.
Apakah sebenarnya gaya editing itu ? Lantas bagaimana jika gaya editing dalam Kuldesak dibandingkan dengan metode lainnya yang telah berkembang selama seratus tahun lebih sejarah sinema dimulai. Adakah nilai kebaruan atau mungkin semacam revolusi estetik yang hadir. Seandainya ada, lalu di mana letak terobosannya ?
DISKUSI
Dokumenter Observasional dan Partisipatif: Sebuah Introduksi
Pembicara: Aryo Danusiri dan Otty Widasari
Moderator: Amalia Sekarjati
Selasa, 27 Maret 2012
Pukul 16.00
Galeri Cipta 3, TIM
Diskusi ini bertujuan melengkapi program penayangan dokumenter Indonesia di Bulan Film Nasional kali ini. Diskusi ini akan memperkenalkan sekaligus menjelaskan lebih jauh mengenai dua jenis film dokumenter yaitu Observasional dan Partisipatif.
Omnibus: Bersama Satu Tujuan
Pembicara: Chand Parwez, Lala Timothy, Hafiz Rancajale
Moderator: Arie Kartikasari
Minggu, 25 Maret 2012
Pukul 15.30
Galeri Cipta 3, TIM
Diskusi ini merupakan rangkaian program pemutaran Omnibus: Bersama Satu Tujuan yang akan membahas fenomena omnibus di Indonesia dalam kurum beberapa tahun terkhir
FILMMAKER’S FORUM
Visual dalam film Kala (2007)
Pembicara: Wencisclaus (Penata Artistik)
Minggu, 25 Maret 2012
Pukul 10.00 – 15.00
kineforum
Filmmaker’s Forum, merupakan forum diskusi para pembuat film, membicarakan hal-hal teknis, berbagi pengalaman, kritik, dan saran. Filmmakers Forum di bulan Maret 2012 ini akan membahas film Kala (2007) dari segi sinematografi dan artistik. Forum ini diharapkan agar menjadi wadah bagi pembuat film untuk menambah wawasan dan pengalaman.
Kala
Joko Anwar
Negara Indonesia / Tahun 2007 / Durasi 106 menit / 18+
Film dibuka dengan peristiwa-peristiwa pembunuhan yang harus dihadapi oleh Eros (Ario Bayu), polisi, dan Janus (Fachri Albar), wartawan. Rangkaian pembunuhan tadi sedikit demi sedikit dikuak dan menuju satu masalah: harta karun yang menjadi rebutan banyak pihak dan selalu menimbulkan korban. Pembunuhan tadi melibatkan petinggi-petinggi negara. Ada keinginan pembuat untuk menyiratkan gambaran sosial Indonesia masa kini.
KONSER MUSIK & BAZAAR
Sabtu, 31 Maret 2012
Teater Studio
Donasi Rp50.000,-
Kapasitas 200 kursi
Konser musik dan bazaar telah menjadi acara tahunan yang mengisi kegiatan Bulan Film Nasional – Sejarah adalah Sekarang. Dua kegiatan ini melibatkan para pemusik Indonesia serta beberapa komunitas di bidang seni, khususnya film, untuk bersama-sama merayakan Hari Film Nasional tanggal 30 Maret. Sudah menjadi tradisi bahwa setiap tahun, konser musik Sejarah adalah Sekarang selalu menampilkan band-band Indonesia masa kini, masing-masing mempersembahkan aksi panggung yang akan membekas di ingatan.
Sedangkan bazaar tahun ini tidak hanya sekedar menjadi ruang pertemuan, baik antar komunitas maupun dengan publik, tetapi juga ajang adu kreativitas serta akses untuk mengoleksi produk-produk yang menunjukkan kecintaan terhadap film Indonesia.
Pameran Poster Film Indonesia
Jika pada tahun-tahun sebelumnya Kineforum menyelenggarakan pameran tumbuh-kembang tentang Sejarah Bioskop Indonesia, maka tahun ini pameran tersebut ‘rehat’ sejenak karena membutuhkan riset yang lebih dalam dan memperbaharui data-datanya. Namun, tahun ini kegiatan pameran diisi dengan karya-karya dari komunitas Gambar Selaw berupa Ilustrasi Poster Film Indonesia.
Teman-teman dari Gambar Selaw menyajikan puluhan gambar hasil interpretasi masing-masing terhadap 20 film Indonesia klasik yang ditonton dan kemudian dipamerkan dalam bentuk poster-poster film klasik. Puluhan gambar yang dipamerkan merupakan pilihan dan hasil kuratorial oleh Ade Darmawan.
Tidak hanya itu, pameran ini juga menjadi bagian dari program Publik untuk Ruang Publik: hasil penjualan karya-karya yang dipamerkan akan digunakan untuk biaya operasional Kineforum dan juga untuk menghidupi kegiatan komunitas Gambar Selaw itu sendiri.
Pameran Ilustrasi Poster Film Indonesia Klasik
Pembukaan
Kamis, 22 Maret 2012 pukul 19.00
Galeri Cipta 3, Taman Ismail Marzuki
Pameran
23-31 Maret 2012
Galeri Cipta 3, Taman Ismail Marzuki
Buka setiap hari, pukul 13.00-20.30
Gambar Selaw
Gambar Selaw ialah sebuah club drawing yang berdiri sejak September 2011. Selalu rutin mengadakan aktivitasnya setiap kamis malam pukul 20.00 - selesai di Ruru Shop. Dimana orang bisa datang selepas pulang kerja / kuliah untuk menggambar, suatu pilihan alternatif kegiatan untuk berelaksasi selepas satu minggu melakukan aktivitas sekaligus menyalurkan hobby bagi yang suka atau ingin belajar menggambar. Tidak dipunggut biaya, bahkan bebas membawa / menggunakan perlengkapan gambarnya sendiri. Hanya datang, duduk dan menggambar bersama.
Gambar Selaw sampai saat ini telah menyelenggarakan beberapa kolaborasi pameran seperti Unjuk Gigi ( D’Spice, Kemang ), RRREC FEST #2 ( Tan Ek Tjoan ), MOCCA Film Documentary – Poster Movie Edition ( Yogja ), Apocalypse 2012 ( Ruru Shop ) dan DanceFilmAddiction – Postcard Edition ( Upstairs Bar, Cikini ).
Gambar Selaw
Setiap Kamis, 20.00 - selesai
Ruru Shop
Jl. tebet timur dalam no.6
Jakarta Selatan
Tiffany 0816 187 8382
gambarbersama@gmail.com
@GAmbarseLAW
www.gambarselaw.com







