Pameran Gambar dan Patung "LIHAT DISANA"
IDE DASAR
Coba kita lihat disana orang- orang membicarakan persoalan hidup sehari hari, masa lalu, masa sekarang juga masa depan. Coba lihat disana orang- orang bertengkar memperebutkan aturan-aturan politik, agama, social juga ekonomi untuk mengatur orang lainnya. Ada yang melihat dan membicarakannya dari jarak jauh sehingga sulit memahami apa yang terjadi dan ada yang melihat dan membicarakan dari jarak dekat sehingga tau bagaimana itu bisa terjadi.
Pameran berdua ini bagi para seniman adalah bagaimana mereka melihat dan memahami persoalan dari cara pandang yang berbeda. Ada persamaan diantara mereka, dalam karya- karya mereka dari dulu sampai sekarang mengangkat persoalan sosial dan politik.
TENTANG SENIMAN
Aris Prabawa tertarik pada persoalan militerisme dan kekerasan, dimana militer berpolitik, militer sebagai alat atau juga militer sebagai manusia. “Saya tertarik mengangkat tema ini karena saya lahir dan di besarkan di Indonesia negeri militer yang berjiwa patriotik, nasionalis, berseragam dan berkepahlawanan”.
Aris mengangkat tema militerisme karena militerisme ada dimana-mana dan kejadian konflik, perang atau kekerasan dalam persoalan politik sering ada keterlibatan para militer. Kekerasan dalam tema karya Aris ini adalah kekerasan secara fisik maupun psikologi manusia yang seringkali muncul ketika mengalami sebuah tekanan, tekanan ini muncul karena persoalan social, ekonomi dan politik.
Budi Santosa dalam karyanya ingin mengangkat persoalan sosial dan politik dalam kehidupan masyarakat baik di kota maupun di desa. Budi cenderung tertarik pada persoalan masyarakat kelas menengah ke bawah yang berjuang keras hidup atau yang tertindas dan juga yang bersemangat maju berjuang melawan ketidak adilan demi hak hidup.






