Pementasan 'TANGGA'
Komunitas Hitam-Putih bekerjasama dengan Dewan Kesenian Jakarta mempersembahkan
TANGGA
Karya sutradara Yusril ini terinspirasi dari puisi Iyut Fitra dengan judul yang sama yaitu Tangga. Puisi ini secara implisit merupakan kritik terhadap dualisme kekuasaan di Minangkabau. Dualisme kekuasaan di Minangkabau dibangun dalam dua kelarasan yaitu Koto Piliang yang dipelopori oleh Datuk Ketumanggungan dan Bodi Chaniago yang dipelopori oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang. Kelarasan Koto Piliang memiliki akar pada Berjenjang naik bertangga turun, suatu sistem pemerintahan yang menitik dari langit (top down) sebagai wujud sistem kekuasaan aristokrasi. Sementara, keselarasan Bodi Chaniago memiliki akar pada Duduk sama rendah tegak sama tinggi, suatu sistem pemerintahan demokrasi Minangkabau yang lahir dari bawah (bottom up).
Tempat & Waktu:
25 September 2012
Taman Ismail Marzuki
Informasi:
Tintin 08126749614 | tintun_hp@yahoo.com






