LEWIS BIGGS Mewarnai Jakarta Biennale #14.2011

 

Jakarta - Rangkaian program pemanasan pesta seni rupa kontemporer internasional Jakarta Biennale#14.2011 Maximum City, terus bergulir. Setelah Konser musik “Blues 4 Freedom”, peluncuran buku Taring Padi, Pameran Lukisan Skizofrenia “Hospital Without Wall”, kali ini Jakarta Biennale #14.2011 bekerjasama dengan British Council dengan bangga mendatangkan LEWIS BIGGS.
 
Biggs merupakan kurator asal Inggris yang pernah menjabat sebagai Direktur Tate Liverpool dan Direktur Liverpool Biennale selama lebih dari 10 tahun. Beliau telah berhasil dalam usaha pemberdayaan seni dalam masyarakat kota. Karya-karya dalam Liverpool Biennale telah menjadi event kunci di kota Liverpool, khususnya dalam usahanya menjadi Kota Kebudayaan. Liverpool Biennale 1998 dikenal sebagai event seni rupa kontemporer terbesar dan paling menarik di Inggris. 
 
Ceramah umum Biggs pada 26 Oktober 2011, pukul 10.00 – 12.00, di Jakarta Art District, Lower Ground, Grand Indonesia Shopping Town, beliau akan memberikan pengalamannya selama bergelut di Liverpool Biennale. Tujuan dari ceramah nantinya diharapkan dapat memberikan ide segar dan masukan bagi kota Jakarta. Ceramah umum Biggs dipandu oleh Amir Sidharta sebagai moderator.
 
Tentang Jakarta Biennale
Jakarta Biennale merupakan perhelatan seni rupa berskala internasional. Pesta seni akbar ini digelar setiap dua tahun, dan telah berlangsung sejak 1968 diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta. 
 
Kali ini Jakarta Biennale#14.2011 mengusung tema “Maximum City: Survive or Escape”. Tema itu merespon fenomena Jakarta yang meski telah bertumbuh melebihi daya dukungnya, namun tetap menarik untuk dihuni. Selalu muncul ide dan kreatifitas baru dalam menyiasati Jakarta: Maximum City. 
 
Pada perhelatan kali ini, kurator mengundang lebih dari 200 seniman baik lokal, maupun internasional untuk ikut berpartisipasi. Selain galeri dan ruang-ruang indoor, karya-karya seni rupa raksasa akan dipamerkan di berbagai ruang publik seperti taman kota, jalan raya, mal, stasiun dan sebagainya.