Forum Koreografi Jakarta
Enam Koreografer Muda Unjuk Karya di Forum Koreografi Jakarta
Jakarta, 21 Desember 2010 – Dewan Kesenan Jakarta mengundang enam koreografer muda untuk menampilkan karya mereka pada gelaran Forum Koreografi Jakarta. Dari keenam peserta tersebut, empat diantaranya berasal dari Jakarta, satu dari Yogyakarta sedangkan sisanya berasal dari Surabaya.
Para koreografer tersebut adalah : Sitty Suryani yang akan membawakan karya "Tikar Terbentang Dendang Menghilang", Aris Setiawan dengan karya "Ruwat", Besar Widododengan karya "Tradisi yang Menari”, Anindya Febrina dengan karya "Bianglala", Rina Yunus dengan karya "Bola" dan Siko Setiawan dengan karya "Simbiosa".
Program yang digagas oleh Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta ini merupakan salah satu ruang yang diciptakan untuk mengapresiasi para koreografer selain sebagai respon terhadap kondisi Jakarta yang merupakan sebuah kota multikultur sehingga sudah selayaknya dapat menyajikan keberagaman seni yang akan menjadi kebanggaan bersama.
“Pengalaman berkarya dan kemampuan kreatif kesenimanan mereka menjadi ekspresi individual mereka. Di antaranya ada yang telah memiliki pengalaman kreatif dalam forum-forum tertentu sehingga akan dapat memberikan bekal bagi koreografer yang lain”, kata Ketua Komite Tari DKJ, Deddy Luthan.
Deddy Luthan menambahkan, ekspresi individual seorang seniman berawal dari pengalaman batin yang diperolehnya melalui pengalaman kreatif dan bagi seorang seniman modern, mengekspresikan suatu kebenaran adalah mutlak, sehingga karya-karya mereka akan dapat dinikmati dan dihayati oleh penonton. Imajinasi seorang seniman perlu ditransformasikan melalui gerak batin sehingga proses kinestetik simpati akan terjalian antara penari dan penonton.
Bagian “Mencairnya Batas-batas, Mengelola Keberagaman”
Program Forum Koreografi Jakarta yang akan berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta pada 21 – 22 Desember 2010 merupakan bagian dari program Desember DKJ yang mengusung tema besar “Mencairnya batas-batas, Mengelola Keberagaman”. Program ini turut didukung oleh Green Radio, Radio Oz, Kompas Urbana, Kompas.com, GATRA, Flick Magazine, Koran Jakarta, LKBN Antara dan The Jakarta Post.
Dewan Kesenian Jakarta






